CD-ROM
Konstruksi kasih dalam film the passion of the christ: analisis wacana dalam film the passion of the christ (CD)
Film muncul pada akhir abad ke-19, tetapi tidak terlalu baru dari segi isi dan fungsi yang di sajikan oleh sebuah tanyangan film. Film merupakan sarana baru yang digunakan untuk menyebarkan hiburan dengan menyajikan cerita, peristiwa, musik, drama, lawak serta sajian teknis lainnyadari pada masyarakat umum. Film di harapkan memberi feed back atau umpan balik terhadap kesan-kesan yang dikandung dalam sebuah film. Karakteristik film sebagai usaha bisnis pertunjukan (show Business) baru dan pasar yang berkembang belumlah mencakup segenap permasalahan yamg ada didunia perfilman.
Film merupakan sarana hiburan umum yang memperlihatkan suatu fenomena tentang kebebasan mayarakat. Tentang kebebasan masyarakat. Dalam fenomena ini terdapat keinginan untuk memanipulasi sebuah film. Selain itu film juga bisa berfungsi sebagai alat penyebaran pendidkan karena film dapat memiliki kemampuan untuk menarik perhatian orang dan sebagian lagi di dasari alasan bahwa film memiliki kemampuan dalam mengantarkan pesan secara unik. Dalam film terdapat aneka pengaruh yang menyatu dan mendorong kecenderungan munculnya sejarah baru dalam dunia perfilman sehingga dalam film cenderung memanipulasi cerita.
Pengaruh film sangat kuat sebagai alat produksi hiburan. Film bisa digunakan sebagai sarana pendidikan yang memberikan wawasan dan pengalaman yang sangat berguna bagi perkembangan jiwa dan cara berfikir khalayak. Fim yang berkualitas merupakan sarana edukatif bagi masyarakat.
Salah satu film yang membuat penulis terkesan adalah film The Passion of The Crist. Film the passion merupakan hasil kerja keras dari Mel Gibson yang mengangkat tema tentang the passion yang mengisahkan 12 jam penderitaan Yesus menjelang di salibkan dibukit Golgota (tempat tengkorak). Kesegsaraan Yesus di lukiskan secara manusiawi, penuh darah, mendekati keotentikan suasana dan kondisi yang terjadi waktu itu, dan berusaha berbeda dengan film-film Yesus sebelumnya.
The passion adalah sebuah inspirasi, tidak untuk menyakiti, Mel Gibson menghadirkannya kedalam layar adalah untuk menciptakan karya seni dan pemikiran serius di antara pemirsa dan latar belakang Iman yang beragam. Karena kontroversi terus bermunculan, Gibson, pemilik icon production Sikap anti semit tak hanya melawan keyakinan pribadinya, melainkan juga berlawanan dengan pesan inti film itu, yakni kasih, iman, pengharapan, dan pengampunan.
Tidak tersedia versi lain