CD-ROM
Pengaruh variasi faktor air semen (FAS) antara beton yang menggunakan semen type (PCI) dan special blended cement (SBC) terhadap kuat tarik belah beton (CD)
Didalam penelitian ini akan dicoba digunakan semen khusus yaitu Special Blended Cement (SBC) dengan nilai f.a.s yang bervariasi, dimana menggunakan benda uji silinder ukuran 15 x 30 cm. Nilai f.a.s yang dipakai dalam rencana campuran beton adalah 0,33; 0,4; dan 0,5. Jumlah benda uji sebanyak 54 buah dengan pembagian kelompok sebagai berikut:
Kelompok benda uji beton Semen Tipe I (PCI) dengan f.a.s 0,33; 0,4; dan 0,5 sebanyak 27 buah.
Kelompok benda uji beton Special Blended Cement (SBC) dengan f.a.s 0,33; 0,4; dan 0,5 sebanyak 27 buah.
Semua benda uji beton dirawat dengan cara perendaman selama benda uji tersebut akan dilakukan pengujian. Masing-masing kelompok dari benda uji dilakukan pengujian tarik pada umur beton 21, 28 dan 60 hari.
Dari hasil penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa semakin kecil nilai faktor air semen (f.a.s) semakin besar kekuatan tarik yang dihasilkan, baik beton Semen Tipe I maupun beton Special Blended Cement (SBC), dengan prosentase kenaikan tarik pada umur 28 hari yaitu: Untuk beton Semen Tipe I, dari f.a.s 0,4 ke f.a.s 0,5 sebesar 2,383 %, dan dari f.a.s 0,4 ke 0,33 sebesar 11,137 %. Sedangkan untuk beton Special Blended Cement (SBC), dari f.a.s 0,4 ke f.a.s 0,5 sebesar 5,542 %, dan dari f.a.s 0,4 ke 0,33 sebesar 4,056 %. Besarnya kuat tarik belah beton Special Blended Cement SBC) pada umur 28 hari lebih kecil dibandingkan dengan kuat tarik belah beton Semen Tipe I untuk f.a.s 0,33; 0,4 dan 0,5 dengan prosentase selisih yaitu 7,037 % pada f.a.s 0,33; dan 0,711 % pada f.a.s 0,4 kemudian 2,934 % pada f.a.s 0,5.
Tidak tersedia versi lain