Penelitian ini menganalisis penerapan Pasal 112 dan 127 UndangUndang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dalam proses penetapan tersangka di Kepolisian Resor Blitar guna mengatasi ambiguitas antara pengedar dan penyalahguna. Menggunakan metode yuridis empiris, penelitian ini mengkaji bagaimana penyidik menentukan klasifikasi pasal agar korban narkotika mendapatkan rehabilitasi sesuai prinsi…